Bagaimana Cara Menganalisa dan Mengatur Hutang Anda?

Hutang adalah bagian dari dan harga hidup bagi hampir semua kelas menengah warga Singapura. Meskipun begitu, saat hutang kita bertumbuh melebihi potensi pelunasan, ini akan menjadi sumber kekhawatiran. Hutang yang paling banyak dimiliki oleh warga Singapura adalah angsuran rumah, mobil dan kartu kredit.

Tanda-tanda Krisis Hutang

Untuk merancang rencana efektif pengaturan hutang, Anda dan konsultan finansial harus menemukan dan menganalisa situasi tersebut sedini mungkin. Pertama, Anda perlu menghitung rasio hutang. Jika 80% pendapatan bulanan Anda digunakan untuk membayar hutang, berarti Anda berada dalam situasi krisis. Satu pengeluaran tidak terencana seperti biaya medis bisa memengaruhi pengaturan pembayaran selama satu bulan dan bahkan lebih. Situasi ini akan berlanjut lebih buruk lagi jika Anda tidak mengambil langkah tepat saat ini. Pertanda lainnya adalah penolakan permohonan kredit dari bank dan jumlah minimum pelunasan hutang tiap bulannya. Anda berada dalam situasi krisis jika harus memilih antara keperluan hidup dan pelunasan hutang Anda.

Langkah-langkah untuk keluar dari Krisis Hutang

Empat langkah berikut ini bisa membantu Anda keluar dari hutang yang tak terkontrol jika dilakukan secara tepat.

  1. Penerimaan adalah langkah pertama. Jika Anda terlilit hutang, tidak perlu bersembunyi dari teman dekat dan anggota keluarga serta mempertahankan gaya hidup demi hal tersebut. Hal ini justru akan menggiring Anda ke arah kebangkrutan. Terimalah kenyataan bahwa Anda memiliki hutang yang harus dilunasi dan persiapkan diri untuk mengurangi pengeluaran tidak penting.
  2. Tentukan tujuan untuk keluar dari hutang. Anda perlu memprioritaskan tujuan hidup, baik secara finansial maupun personal. Hal ini akan membantu Anda mengerti hutang mana yang perlu dilunasi terlebih dahulu dan yang bisa ditunda. Pecah daftar hutang Anda menjadi bagian-bagian kecil dan lunasi bagian yang paling penting. Sebagai contoh, rumah adalah prioritas utama tapi tidak dengan mobil, jadi jika Anda terlilit hutang, coba lunasi hutang rumah terlebih dahulu dan hentikan cicilan mobil untuk beberapa waktu atau jual mobil tersebut. Anda juga bisa memilih untuk membayar hutang dengan bunga yang tinggi, lalu diikuti dengan cicilan lainnya. Hal ini akan mengurangi beban serta kekhawatiran Anda.
  3. Jangan hindari kreditor Anda: Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan saat terjebak krisis hutang adalah menghindari kreditor. Anda jelas-jelas berada pada situasi sulit namun menghindari panggilan kreditor akan mengantarkan Anda ke dalam kesulitan yang amat sangat. Lebih baik jika Anda berbicara pada mereka sembari menyusun rencana pelunasan dan biarkan mereka tahu kebenarannya.
  4. Kendalikan pengeluaran Anda: Saat semua hutang dan gadai telah dilunasi, cobalah hindari hal-hal tersebut di kemudian hari sebisa mungkin. Jika Anda perlu mengambil cicilan, pastikan untuk tidak melebihi kemampuan Anda.
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *